H.ZAENUDIN HARDAS

H.Zaenudin Hardas adalah Caleg DAPIL 1 Kabupaten Bekasi.Berjuang dan bernaung di Bendera Partai Persatuan Pembangunan.Partai berlambang Ka'bah , Rumah Besar Umat Islam.

H.ZAENUDIN HARDAS

H.Zaenudin Hardas adalah Caleg DAPIL 1 Kabupaten Bekasi. Dapil 1 Kab.Bekasi meliputi 6 Kecamatan ( Cikarang selatan, Cikarang pusat, Cibarusah, Bojongmangu,Serang Baru dan Setu )

H.ZAENUDIN HARDAS

H.Zaenudin Hardas adalah Caleg DAPIL 1 Kabupaten Bekasi.Salah Satu Putra Terbaik Cibarusah Berjuang untuk Rakyat Kabupaten Bekasi

H.ZAENUDIN HARDAS

H.Zaenudin Hardas adalah Caleg DAPIL 1 Kabupaten Bekasi.Mohon Do'a dan Dukungannya untuk Memajukan Kabupaten Bekasi

H.ZAENUDIN HARDAS

H.Zaenudin Hardas adalah Caleg DAPIL 1 Kabupaten Bekasi.Tidak hanya berjuang untuk Cibarusah, namun untuk Rakyat Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Agustus 2013

Kalah Pilkades Jadi Caleg PPP

TELAGASARI, RAKA - Kalah dalam pertarungan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Talagasari beberapa bulan silam, H Sujana dikabarkan mencoba peruntungan di kursi legislatif dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil IV.
Namun pencalonan Sujana yang mendadak di internal PPP diduga selipan Lembaga Pemenangan Pemilu (LP2) DPC PPP Karawang sempat mengagetkan salah satu caleg di dapil tersebut secara tiba-tiba digeser begitu saja tanpa alasan yang jelas. Bahkan kabar digugurkannya salah satu bakal caleg PPP dapil IV disebut-sebut karena yang bersangkutan minim finansial. Ironisnya, tidak banyak koordinasi yang dilakukan. Sementara di sisi lain semua persyaratan caleg PPP terpenuhi.
Saat dihubungi, H Sujana tak menampik bahwa dirinya nyaleg di PPP meski tidak menjelaskan secara gamblang, namun ia hanya berdalih bahwa majunya ia di PPP belum ada ketetapan dari KPU Karawang. Ia juga mengaku sudah mendaftarkan diri maju nyaleg di partai berlambang kabah tersebut pada pengurus DPC PPP Karawang meskipun sebatas cadangan.
Saat disinggung nomor urut dan pendaftarannya, Sujana mengatakan sudah melengkapi berkas-berkas tersebut melalui Partai Persatuan Pembangunan. "Semoga dalam kelancaran dan dapat kemudahan dari Allah SWT dari awal sampai akhir," ujarnya kepada RAKA, Kamis (15/8).
Bakal caleg PPP dapil IV Wayim Al Bajuri mengaku tidak ada alasan jelas terkait penggugurannya secara sepihak. Ia menduga, ada yang bermain pada lembaga pemenangan partai yang menilai dirinya kurang finansial. Pria asal Desa Kedawung ini menyebut bahwa dirinya dianggap tidak memiliki etika politik, terlebih dirinya memang bukan kader internal partai. Hal itu dilontarkan pengurus DPC PPP.
Meski belum ditetapkan DCT oleh pihak KPU, namun ia dapat informasi dari KPU Karawang di koran ini menyatakan beberapa caleg yang gugur, dicoret atau mengundurkan diri. Selain itu lanjutnya, memang pengurus partai sempat meredam dirinya karena santer pula kabar H Sujana akan maju nyaleg akan menggeser dirinya. Namun sampai saat ini tidak ada itikad dari H Sujana untuk memusyawarahkan bersama dirinya terkait pencalonannya. "Saya sesalkan, pengurus partai kok jelek-jelekan saya, secara administrasi dan persyaratan saya sudah penuhi ke KPUD ini kok yang mau menggugurkan partai sendiri," sesalnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, dirinya maju  nyaleg atas tekad sekaligus permintaan rekannya di internal partai. Di sisi lain, stiker dan peraga kampanye sudah dibuatnya untuk sosialisasi, karena menurutnya bukan persoalan kalah menang di 2014. "Namun yang terpenting saling menghormati," ujarnya.
Saat dikirimi pesan singkat, Sekretaris DPC PPP Karawang Dedi Rustandi membenarkan adanya pergantian caleg di dapil IV dan mengangkat mantan Kades Talagasari H Sujana untuk maju. Hal itu didasari saat uji publikasi sejak Daftar Calon Sementara (DCS) di mana KPU Karawang berikut LP3 memiliki laporan tersendiri dari tanggapan masyarakat terkait etika politik.
Ia juga membantah jika LP3 bermain dalam menggugurkan Wayim, karena LP3 sendiri memiliki pertimbangan dasar pada caleg-caleg PPP. Karenanya nama H Sujana yang merupakan calon alternatif atau cadangan siap diusung. Hanya saja, sampai saat ini pihaknya masih menunggu ketetapan dari KPU Karawang. "Kita berdasar laporan masyarakat, tidak benar LP3 bermain karena baik DPC, KPUD dan LP3 memiliki pertimbangan. Dalam istilah hukum menyangkut moral dan etika caleg-caleg tertentu, kita akui se-Karawang hanya di dapil IV ini kita ada pergantian," sebutnya. (rud)

http://www.radar-karawang.com/2013/08/kalah-pilkades-h-sujana-nyaleg.html

Senin, 05 Agustus 2013

Pastikan Nama Anda Terdaftar Di DPS 2014 KPU

Bagi anda warga Negara Indonesia, terkait dengan semakin dekatnya acara Pemilu Legislatif 2014. Maka di sarankan bagi anda semua untuk memastikan bahwa nama anda terdaftar di data KPU DPS 2014 baik online atau daftar yang di tempel pada kelurahan / desa anda berada.

Jika anda tidak terdaftar maka sebaiknya melaporkan diri kepada petugas KPPS di wilayah anda. agar bisa tercantum di data pemilih tetap pada pemilu legislatif 2014 mendatang.

Data secara online bisa anda dapatkan di website KPU melului ling berikut ini
http://data.kpu.go.id/dps.php

Jangan terlambat dan jangan ketinggalan informasi ini. Segera pastikan bahwa anda terdaftar di data DPS 2014.
Semoga Informasi ini bermanfaat buat anda semuanya.

Sabtu, 03 Agustus 2013

Aturan Dana Kampanye ditetapkan KPU setelah Lebaran

Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik mengatakan KPU akan segera mengeluarkan peraturan tentang dana kampanye. Dipastikan, semua calon anggota legislatif (caleg) wajib melaporkan dana kampanyenya kepada partai politik (parpol) masing-masing.

"Sesudah lebaran kita akan tetapkan Peraturan KPU (PKPU) dana kampanye. Konsep besarnya, masing-masing caleg akan berkontribusi memberikan pendanaan kampanye dan itu akan dihimpun oleh parpol. Jadi laporan keuangan caleg merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan kampanye parpol," ujarnya Jumat (2/8).

Namun, yang akan dijadikan objek audit oleh akuntan publik yang ditunjuk KPU hanya laporan dana partai parpol. Tetapi bukan berarti laporan dana kampanye caleg bebas audit. Karena laporan dana kampanye caleg telah disatukan dalam laporan pendanaan partai.

Yang belum dipastikan, menurut Husni, adalah apakah laporan dana kampanye caleg itu harus ditembuskan ke KPU atau tidak. Tetapi kemungkinan, setiap caleg akan memberikan tembusan langsung.

Mengenai pelaporan dana kampanye caleg KPU, lanjut Husni, masih perlu membahas dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Institusi Akuntan Publik Indonesia (IAPI) untuk membuat simulasi teknis pelaporan tersebut. Sehingga sebelum daftar calon tetap (DCT) diumumkan, PKPU Dana Kampanye bisa selesai.

Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay, menambahkan pelaporan dana kampanye caleg diusahakan tidak akan membebankan caleg.

KPU akan mencari format yang paling sederhana sehingga semua caleg bisa memenuhinya. Direncanakan, laporan dana kampanye diberikan tiga kali, yakni laporan saldo awal atau rekening pertama, laporan awal, laporan periodik dan laporan akhir kampanye.

Meski tidak diaudit secara langsung, Hadar melanjutkan, laporan dana kampanye caleg setidaknya membangun akuntabilitas caleg sebagai peserta pemilu.

"Ini diwajibkan dan akan dipublikasikan siapa yang melaporkan. Tidak ada sanksi hukum, hanya sanksi sosial tapi bisa diketahui siapa yang melaporkan dan tidak," ungkapnya.

Diperkirakan paling lambat minggu ketiga Agustus, Peraturan KPU tersebut bisa segera terselesaikan.

Penulis: A-25/FER
Sumber:Suara Pembaruan

http://www.beritasatu.com/pemilu-2014/129746-pasca-lebaran-kpu-tetapkan-aturan-dana-kampanye.html

PPP Akan Dongkrak pupularitas Lewat spanduk, banner ,baliho

GRESIK (BM) - Kendati akan mengeluarkan dana yang tidak sedikit, kampanye lewat pemasangan atribut (baliho dan bendera) ternyata masih menjadi cara yang diandalkan partai politik. Cara ini pula yang ditempuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk mendongkrak popularitas dan merebut simpati rakyat Jatim. DPW PPP Jatim berencana membanjiri jalan kota/kabupaten dengan bendera dan banner caleg partai berlambang kabah ini.
Ketua DPW PPP Jawa Timur, Musyaffa Noer meminta banyak melakukan silaturrahmi kepada masyarakat dan tokoh masyarakat, sehingga masyarakat akan lebiih simpatik. Tujuannya sebagai merangkul pemilih sekaligus pencitraan partai.
"Habis lebaran harus penyebaran spanduk, banner untuk pencitraan , dan foto dalam  banner dan spanduk caleg harus posenya tersenyum. Jangan merengut. Nanti siapa yang mau memilih,"kata Musyaffa Noer ketika memberikan sambutan dalam acara santunan anak yatim dan pembekalan caleg PPP Gresik yang berlangsung di kantor DPC PPP Gresik,.
Selain itu Musyafa’ meninta Calon legislatif (Caleg) PPP Gresik diminta tidak melakukan black campaign sesama teman dalam memperebutkan pemilih."Jangan melakukan black campaign sesama kader. Kalau berebut nanti kalungan sarung alias kalah tanpa mendapat apa-apa. Makanya, Betapa pentingnya kerjasama antar caleg,"katanya
Karena lanjutnya , rivalitas caleg bukan sesama kader PPP tetapi dengan caleg dari partai politik lain. Sehingga, antar sesama caleg PPP tidak boleh melakukan blac campaign.Selain itu, caleg PPP Gresik memiliki kewajiban membesarkan PPP dan berjuang untuk terpilih dan dipercaya masyarakat.
"Sejak ditetapkan menjadi caleg, otomatis semua caleg berkewajiban membesarkan PPP," tandasnya. (kho/arw)
http://www.beritametro.co.id/jatim-memilih/usai-lebaran-ppp-luncurkan-ribuan-atribut-di-jalan

Senin, 29 Juli 2013

Caleg Santap Sahur Bersama Kaum Dhuafa

KBRN, Makassar : Bulan puasa merupakan bulan pengampunan serta bulan zakat untuk membagikan rezeki kepada kaum duafa atau warga yang sangat  memerlukannya seperti halnya yang dilakukan oleh salah seorang caleg DPRD Kota Makassar Nurlia saat memberikan santapan sahur kepad warga di daerah pemiihannya.



Kepada RRI Caleg DPRD Kota Makassar Nurlia mengatakan pembagian santapan sahur ini karena pihaknya ingin dikenal lebih dekat kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Wajo, Ujung Tanah, Bontoala dan Kecamatan Tallo.



Pembagian santap sahur yang dilakukan Caleg PPP pada hari  Minggu (28/7/13), Dini Hari sebanyak 300 orang diberabagai titik di empat kecamatan.

http://rri.co.id/index.php/berita/63598/Caleg-PPP-Nurlia-Santap-Sahur-Bersama-#.UfX8D6zMj6g

Ada 8 Caleg DPR RI Akan Diganti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah memutuskan menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap seluruh calon legislatif sementara DPR RI. Hasilnya delapan caleg DPR RI dari lima partai.

"Caleg yang diganti delapan orang. PKB satu orang, PAN dua orang, Golkar satu orang, PPP dua orang, dan Hanura dua orang," ujar Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah kepada wartawan di Jakarta, Minggu (28/7/2013).

Ferry menambahkan, selain delapan caleg sementara DPR ada yang harus diganti, ada juga caleg yang mengundurkan diri, dan jumlahnya mencapai lima orang. Mereka adalah satu dari PKB, dan empat dari PKPI (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia).

Berdasar keputusan ini, KPU telah menyurati partai politik tentang pemberitahuan pengajuan pengganti calon anggota DPR. Mereka diberi waktu mengajukan pengganti caleg dari 26 Juli-1 Agustus 2013. KPU akan verifikasi berkas caleg pengganti 2-8 Agustus.

Ferry menjabarkan, delapan caleg yang harus diganti partainya, atau mereka yang mengundurkan diri, mayoritas terkait masalah administrasi. Ini menyebabkan mereka tak memenuhi syarat untuk diajukan sebagai caleg.

"Mereka caleg yang diganti ini karena tidak memenuhi syarat atas laporan masyarakat," terang Ferry sambil menambahkan ada juga dari mereka dijerat kasus hukum, ada yang dicalonkan di dua lembaga perwakilan, dan banyak lagi.

http://id.berita.yahoo.com/kpu-delapan-caleg-dpr-diganti-karena-terbukti-bermasalah-083244395.html

Jumat, 19 Juli 2013

H.Omin Basuni anggota DPRD Jawa Barat F-PPP Nyaleg lagi

Sekarang ini H. Omin Basuni tercatat sebagai anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pria berkumis dan murah senyum ini ingin melanjutkan perjuangannya untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya untuk masyarakat Jawa barat. Oleh karena itu, politisi yang biasa dipanggil Haji Omin ini kembali mencalonkan menjadi anggota DPRD Jawa Barat.

“Ini untuk melanjutkan perjuangan yang telah dilakukan. Mudah-mudahan saya mendapat kepercayaan lagi dari rakyat,” kata H. Omin dalam perbincangan dengan Kobar, baru-baru ini.

Untuk proses pencalonannya di Pemilu 2014,  pengelola rumah sakit Medirossa Bekasi ini sibuk menyiapkan berbagai persyaratan. Berbagai berkas disiapkan ia dan stafnya, untuk melengkapi persyaratan yang diwajibkan partai dan KPU. “Alhamdulillah, berkasnya sudah selesai. Kalaupun ada kekurangan, mungkin tinggal melengkapi saja,” katanya.

Ia menjelaskan, banyak faktor yang membuat ia mencalonkan kembali menjadi anggota DPRD Jawa Barat. Selain untuk melanjutkan perjuangan yang sudah dilakukan dalam satu periode terakhir, H. Omin juga memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan dunia kesehatan di Jawa Barat, khususnya di daerah pemilihannya.

Ia menilai, masih banyak persoalan yang harus dibenahi dalam dunia kesehatan. Itu sebabnya, anggota Komisi E DPRD Jabar yang membidangi kesejahteraan rakyat ini, berupaya agar pembangunan dunia kesehatan lebih baik lagi. “Terciptanya masyarakat yang sehat, fasilitas rumah sakit yang mudah diakses oleh rakyat, dan ketersediaan obat-obatan adalah cita-cita kita bersama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, namun juga seluruh lapisan masyarakat,” katanya lagi.

Selain itu, kata Omin, masyarakat telah member kepercayaan kepada dirinya dalam lima tahun terakhir. Kepercayaan ini, katanya, diberikan kembali sehingga ia berniat kembali mencalonkan anggota dewan. “Ini silaturahmi dan hubungan baik yang telah dibina dan dijaga selama ini. Saya dipercaya kembali untuk mencalonkan, sehingga kepercayaan ini tentu tidak akan disia-siakan. Saya tak ingin mengecewakan rakyat pendukung saya,” katanya.

H. Omin Basuni akan kembali mencalonkan anggota DPRD Jabar dari daerah Pemilihan Kabupaten Bekasi. Ia dicalonkan dari PPP, partai yang membesarkan dirinya hingga saat ini.  Omin merasa yakin karena keluarganya pun member dukungan penuh. Salah satu dukungan yang diberikan karena perhatian Omin kepada keluarga tidak lupa daratan karena menjadi anggota DPRD.
Ia tetap peduli kepada keluarga. Salah satu buktinya diwujudkan oleh keberhasilan putrinya, yang berhasil menjadi peraih nilai tertinggi dalam ujian nasional tahun 2012. Pada tahun lalu, putrinya Audrey Kumala mendapatkan nilai sempurna, dengan angka 30 dari tiga pelajaran. Angka ini tidak hanya tertinggi di Jawa Barat, namun juga di tingkat nasional. “Kini putera saya sekolah di SMP Al Azhar Jakarta,” katanya mengakhiri. (ude gunadi)

- See more at: http://www.koran-baru.com/2013/06/h-omin-basuni.html#sthash.uMGnlT5P.dpuf

Minggu, 14 Juli 2013

PPP Sulsel Mulai Menggerakkan Mesin Partai

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW-PPP) Sulsel mulai memaksimalkan mesin partainya dalam menghadapi sejumlah momentum politik di Sulsel, termasuk pilkada, pileg, hingga pemilihan presiden 2014 mendatang.

Dalam memaksimalkan kerja-kerja infrastruktur partainya, DPW PPP akan melibatkan seluruh calegnya, baik di tingkat kabupaten/kota provinsi hingga DPR RI untuk tetap solid memperjuangkan partainya bisa menembus posisi tiga besar pada pemilu mendatang.

"Dalam waktu dekat kita akan roadshow di 24 kabupaten/kota," kata Wakil Ketua DPW PPP Sulsel Taufiq Zainuddin kepada wartawan di DPRD Sulsel, Rabu (10/7/2013).

Adapun bentuk program yang dikemas dalam kegiatan touring di 24 daerah yang tersebar di Sulsel yakni dengan menggelar safari Ramadan.

"Bulan ini betul-betul akan kita manfaatkan sebaik-baik mungkin. Karena misi utama kita adalah bagaimana cara partai berlambang Ka'bah ini bisa berada di urutan tiga besar ketimbang partai lainnya," katanya.

Tentunya, kata Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu DPW PPP Sulsel ini, untuk mendapatkan posisi tersebut, diperlukan sinergitas seluruh caleg agar tetap solid.

"Karena soliditas kader akan menentukan kebesaran partai," jelasnya.

Selain program safari Ramadan, partai besutan Surya Dharma Ali ini juga akan mengadakan sejumlah kegiatan ke-Islaman, seperti lomba MTQ di tingkat kabupaten/kota yang dikoordinir langsung oleh DPC masing-masing.

"Namun soal waktunya belum bisa kita pastikan kapan akan dimulai, karena sementara dikonsolidasikan. Yang pasti kita berharap kegiatan ini bisa mendapatkan simpati dari masyarakat," kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini.

Hal senada diungkapkan Ketua DPW PPP Sulsel Amir Uskara saat dikonfirmasi terpisah. Menurut dia momentum bulan ramadan kali ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam menggalang penuh masyarakat.

"Namun dia berharap momentum bulan penuh amalan ini semata-mata tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik," katanya.

Ditanya mengenai kapan pelaksanaan roadshow di 24 kabupaten/kota, legislator DPRD Sulsel ini mengaku hal tersebut akan dikoordinasikan terlebih dulu sejauh mana kesiapan kader.

"Tapi yang pasti kita sudah laksanakan," terangnya. (Rud)

http://www.tribunnews.com/regional/2013/07/10/ppp-sulsel-mulai-gerakkan-mesin-partai

Indonesia Menjadi kiblat Baru Muslim Dunia

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -  Hasil penelitian Prapancha Research tentang Idul Fitri melalui Twitter selama 12 Juli 2011-12 Juli 2013, menemukan dari 3,3 juta perbincangan 1,8 juta (56 persen) berasal dari Indonesia yang bisa menjadi kiblat baru muslim dunia.

"Fenomena Twitter yang menempatkan kicauan Indonesia tertinggi ini tak lepas dari jumlah penduduk muslim Indonesia yang sangat besar, serta pertumbuhan ekonomi tinggi, yang membuat akses masyarakatnya ke teknologi menjadi terbuka," kata Analis Prapancha Research, Muhammad R Nirasma, Sabtu.

Namun, selain menunjukkan posisi perekonomian Indonesia di antara negara-negara dengan jumlah penduduk muslim besar, kicauan tinggi tentang puasa dan Idul Fitri jugamenunjukkan betapa aktivitas sehari-hari masyarakatnya amat termotivasi oleh agama.

"Dalam berbagai hal, kita menjadi konsumen produk asing. Namun kali ini kita harus merebut momentum. Kita bisa memanfaatkan ini untuk bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang punya daya saing di tingkat global, dan menjadi kiblat baru muslim dunia," ujar Nirasma.

Ia mengatakan setiap bulan Ramadan harga-harga selalu naik. Ini menunjukkan aktivitas konsumsi di Indonesia meningkat signifikan mengikuti momen-momen keagamaan.

Oleh karena itu Indonesia sangat potensial untuk menjadi pasar produk-produk muslim. Industri buku muslim sangat bergairah di tanah air. Demikian juga dengan industri musik rohani, keuangan syariah, motivasi Islami, dan lain-lain.

Nirasma mengatakan jumlah kicauan Indonesia tentang Idul Fitri lebih besar bahkan dibanding seluruh negara di dunia digabungkan. Di urutan kedua adalah Arab Saudi dengan 923 ribu kicauan, dan urutan ketiga Uni Emirat Arab dengan 231.000 kicauan.

Menurut dia adapun perbandingan kicauan perihal puasa memperlihatkan hasil yang lebih fenomenal.Dari 74 juta kicauan puasa dalam berbagai bahasa di seluruh dunia, 42 juta berasal dari Indonesia. Di urutan kedua adalah Malaysia dengan 6,1 juta kicauan, dan urutan ketiga Arab Saudi dengan 3,97 juta kicauan, ungkap Nirasma.

Ia mengatakan Indonesia oleh berbagai pihak diproyeksikan akan menjadi pusat industri muslim dunia, khususnya busana muslim. Hal ini yang kemudian mendorong PR melakukan telaah singkat dengan membandingkan intensitas kicauan media sosial di negara-negara berpenduduk mayoritas muslim terkait aktivitas bulan Ramadan.

"Jumlah kicauan diasumsikan merepresentasikan secara kasar keberadaan kelas menengah suatu negara, lapisan berdaya beli yang merupakan pasar potensial. Juga merepresentasikan antusiasme mereka terhadap aktivitas keagamaan," jelasnya.

Sumber : http://banjarmasin.tribunnews.com/2013/07/13/indonesia-kiblat-baru-muslim-dunia

Sabtu, 13 Juli 2013

NERLY LIONITA,Spsi Caleg PPP Kabupaten Bekasi Seorang Mualaf

   
Adalah sebagihan dari sekian banyak contoh yang bisa menjadikan inspirasi bagi kaum wanita Indonesia yang masih bisa berbuat banyak didalam membantu masyarakat kecil yang selama ini sering termarjinalkan dan terpinggirkan.

    Sosok perempuan berjilbab, ibu rumah tangga dari swami tercinta Dani Hadiansyah dan ibu dari Aditya Hadiansyah 6 Th dan Fredelino Hadiansah 5 Th sesungguhnya adalah seorang mu'allaf ( sejak 2003 ). Tidak ada yang menduga sebelumnya kalau "Lyta" panggilan akrabnya adalah darah keturunan Batak dari pasangan Bapak S.Marpaung dan Ibu Laurin H ( non muslim ) disamping selalu berpenampilan muslim, Lyta juga sangat menguasai  apa yang telah menjadi pilihan hatinya berupa keyakinan memeluk Agama Islam berikut memahami ajaran-ajarannya.
Berikut data- data tentang NERLY LIONITA,Spsi caleg perempuan ppp dapil 1 kabupaten

1. Nama lengkap : NERLY LIONITA,Spsi
2. Tempat dan tanggal : Jakarta,25 AGUSTUS 1983
lahir/umur : / 30 tahun;
3. Jenis Kelamin : Laki-laki/Perempuan*)
4. Agama : Islam
5. Pekerjaan : KARYAWAN SWASTA
6. Alamat tempat tinggal : JL.GILIMANUK 1/7 TAMAN LEMBAH HIJAU
DESA SERANG KEC.CIKARANG SELATAN
KABUPATEN BEKASI

    Perempuan lulusan Fakultas Psikology Upi YAI Salemba tersebut disamping aktif di lingkungan Majlis Taklim As-Sakinah dan Majlis Taklim At-Taqwa yang ada di lingkungan tingggalnya di Lippo Cikarang Bekasi, namun dari semenjak beberapa tahun yang lalu sudah aktif bergerak dibidang sosial masyarakat yang tidak mampu serta mendampingi para pasien yang mempunyai segala macam penyakit namun tidak mampu untuk berobat.

    Seperti akhir-akhir ni di wilayah Kota dan Kab.Bekasi Lyta telah membantu banyak para pengidap penyakit yang disebut Thalasemia atau penyakit kelainan sel darah yang disebabkan berkurangnya atau tidak terbentuknya bahan pembentuk Hemogiogin yang bisa mengakibatkan sel darah merah pecah, dan Thalasemia ini penyakit keturunan yang memang sudah ada dari salah satu kedua orang tuanya, tapi penyakit tersebut dipastikan tidak menular kepada siapapun. Sekitar kurang lebih 150 orang atau anak  para penderita penyakit tersebut yang siap menerima uluran tangan dari Lyta untuk bisa mendapatkan bantuan pengobatan sampai dengan tuntas baik melalui Jamkesmas atau SKTM yang terkadang sangat sulit didapat dengan alasan yang berbelit-belit proses pengurusan birokrasinya.Dengan niat dan ketulusan dari Nerlyta tidak jarang para pasien tersebut dibawa kerumah sakit dengan biaya sendiri dengan bantuan rekan dan teman-teman Lyta di salah satu majlis taklim yang ada diwilayahnya di Lippo Cikarang Bekasi.

    Anak penderita penyakit thalasemia  kalau dilihat sepintas kelihatan normal, hanya saja anak tersebut pucat,lesu,kuning,dan kadang perutnya membesar namun bukan berarti anak tersebut kekurangan gizi, hampir serupa namun tak sama. Perutnya membesar dikarenakan limpanya membengkak kalau tidak segera di transfusi darah bisa mengakibatkan anak tersebut meninggal dunia. Seperti halnya yang diderita Meisya Putri usia 7 Th alamat Desa Serang Cikarang Selatan saat ini sedang menderita penyakit thalasemia dan sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jakarta yang tentunya sangat membutuhkan bantuan serta uluran tangan dari dinas terkait maupun dari peran serta masyarakat yang mau peduli dengan penderitaan sesama anak bangsa yang kebetulan nasibnya tidak sebaik dengan saudara dan teman-teman lainnya. Nerlyta juga berharap kepada pihak DPRD Kota dan Kab.Bekasi hendaknya tanggap dan peduli dengan apa yang menjadi tugasnya sebagai wakil rakyat, bukan lalu malah membiarkan dan terkesan tidak cepat tanggap dengan hal tersebut meskipun permasalahan tersebut sudah di bicarakan langsung dengan para wakil rakyat di komisi D yang membidangi di antaranya masalah Pendidikan,Kesehatan, Sosial Masarakat, Lingkungan dll. Info Media Nasional News.( Alex S )

Sumber :
http://dinamikappp.blogspot.com/2013/04/cantik-mualaf-peduli-sesama-jadleg-ppp.html
https://www.facebook.com/pages/Partai-persatuan-pembangunan-Dapil-1-KabBekasi/359605177485352

PPP Tak Buru-Buru Gelar Konvensi Capres

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tak mau buru-buru menggelar konvensi menjaring calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres). Selain masih terlalu dini, PPP tak mau buang-buang energi lantaran capres yang dihasilkan ternyata nanti tak bisa diusung karena partai pimpinan Suryadharma Ali itu terkendala angka presidential threshold (PT), yakni 20 persen dari jumlah kursi di DPR atau 25 persen suara sah nasional di pemilihan legislatif.

Menurut Sekretaris Fraksi PPP DPR yang juga Ketua DPP PPP Bidang Komunikasi, Arwani Thomafi, partai punya peran penting dalam proses seleksi pimpinan nasional. Karenanya, PPP mendorong Undang-undang Nomor 42 Tahun 2008 direvisi untuk melembagakan proses penjaringan capres di masing-masing parpol.

Sayangnya, upaya untuk merevisi UU Pilpres justru dimentahkan. "Padahal kita sedari awal ingin konvensi menjadi kebutuhan perundang-undangan. Itu kenapa kita dari awal mendorong revisi UU Pilpres dilanjutkan. Di sana kita ingin masukkan rekrutmen kepemimpinan nasional ditingkatkan kualitasnya. Tapi revisi UU Pilpres sudah dimentahkan, jadi kita dilematis karena presidential threshold yang tinggi," kata Arwani dalam buka puasa bersama Fraksi PPP DPR di Jakarta, Kamis (11/7).

Bagaimana dengan koalisi untuk mengusung calon karena partai terganjal presidential threshold? Arwani mengatakan, harusnya koalisi bukan untuk kepentingan sesaat, tetapi untuk konteks bernegara. "Koalisi itu tujuan bangsa, bukan karena konteks PPP suaranya kecil, tapi tradisi kebangsaan," tegasnya.

Lantas partai apakah yang akan dijadikan mitra koalisi PPP dalam mengusung capres? "Soal dengan siapa kami berkoalisi, lihat saja nanti," tegasnya.(ara/jpnn)

Sumber Berita: www.radarbandung.co.id http://www.radarbandung.co.id/berita-ppp-tak-paksakan-gelar-konvensi.html#ixzz2Yw7Yi2uM

Munarman Batal Jadi Caleg PPP Sumsel

Penyanyi kondang Emilia Contesa mundur nyaleg anggota DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Emilia yang pernah dijuluki 'Singa Panggung Asia' ini memilih maju jadi anggota DPD RI.

"Emilia Contessa yang semula nomor urut satu di Jatim III, memilih maju DPD. Emilia digantikan oleh Anas Tohir, sekretaris Majelis Syariah DPP PPP," kata Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy dalam siaran pers, Rabu (22/5).

Selain Emilia, Juru Bicara FPI Munarman yang semula caleg nomor urut 1 di Dapil Sumsel II, dicoret karena sejumlah pertimbangan. Munarman digantikan oleh Ibnu Hajar Dewantara, ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Sumsel.

PPP memenuhi tenggat revisi pencalegan pada batas yang ditentukan. Jumlah caleg yang melengkapi berkasnya berdasarkan pendaftaran 547 orang di 77 daerah pemilihan. Terdiri atas 333 laki-laki dan 214 perempuan (39,1%).

"Dengan revisi ini, dari bakal caleg yang diajukan PPP sebanyak 547 orang, 235 berkualifikasi S-1, 133 bergelar S-2, dan 14 orang S-3. PPP juga berhasil memenuhi kuota perempuan 30% di seluruh daerah pemilihan," kata Romahurmuziy.

Perubahan signifikan caleg PPP hanya di lima dapil, yakni Sumsel II, Jatim III, Bali, NTT II dan Papua Barat.
[ren] http://www.merdeka.com/politik/jubir-fpi-dan-emilia-contessa-batal-jadi-caleg-ppp.html

Jumat, 12 Juli 2013

Daftar Riwayat Hidup Caleg PPP Dipublikasikan

Illustrasi: kompas
JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum menyatakan, seluruh daftar riwayat hidup calon anggota legislatif dari Partai Persatuan Pembangunan akan diumumkan ke publik. PPP disebut telah mengirim surat yang meminta KPU melakukan publikasi tersebut.

“Oh ya, dua hari yang lalu saya terima surat dari PPP yang isinya meminta untuk membuka daftar riwayat hidup caleg,” kata anggota KPU Hadar Nafis Gumay saat ditemui di kantor Bawaslu, Senin (8/7/2013). Dia berjanji akan melaksanakan publikasi itu pada hari ini, Selasa (9/7/2013).

Sementara partai politik lain yang sebelumnya juga memiliki calon anggota legislatif (caleg) yang enggan dipublikasikan daftar riwayat hidupnya, menurut Hadar, belum ada yang mengirim surat seperti PPP.

Seperti diketahui, 189 caleg dari delapan partai politik peserta Pemilu 2014 enggan mengumumkan daftar riwayat hidupnya. Kedelapan partai politik itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa (5 caleg), PDI Perjuangan (2 caleg), Partai Golkar (6 caleg), Partai Gerindra (15 caleg), Partai Demokrat (2 caleg), Partai Amanat Nasional (1 caleg), Partai Hanura (2 caleg), dan PPP (156 caleg).

Enggan atau tidaknya para caleg dipublikasikan daftar riwayat hidupnya merujuk pada pilihan pada formulir BB11. Ini adalah formulir daftar riwayat hidup, salah satu berkas dalam verifikasi bakal caleg.

http://nasional.kompas.com/read/2013/07/09/0754227/KPU.Seluruh.Riwayat.Hidup.Caleg.PPP.Akan.Dipublikasikan

Kamis, 11 Juli 2013

Caleg Partai Persatuan Pembangunan harus kerja maksimal

 JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali meminta calon legislatif (caleg) yang sudah memiliki bekal untuk tidak terlena, tapi harus tetap berjuang maksimal.

"Bagi yang bekalnya belum cukup jangan putus asa, teruslah bersemangat," ujar Suryadharma Ali dalam pembukaan pembakalan Caleg PPP di Hotel Century Atlet, Jakarta, Rabu (3/7/2013). Suryadharma menambahkan, pengalaman Pemilu 2009 yang pertama kali menggunakan suara terbanyak membuat caleg gelagapan dan berkompetisi secara internal.

Menurut dia, pada Pemilu 2009 para caleg berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, pada Pemilu 2014 caleg harus bekerja sama membagi teritorial. "Kalau kerja sama bisa dilakukan, maka target naik 200 persen merupakan hal mudah," tegas Suryadharma Ali.

PPP, lanjut dia, saat ini satu-satunya parpol yang konsisten memperjuangkan Islam. Menurut dia, yang diperjuangkan PPP adalah Islam rahmatan lil'alamin. Yakni, Islam yang mengayomi semua kalangan.

Suryadharma Ali juga meminta kader untuk menghindari konflik internal. "Saya harap kebersamaan tetap dijaga, singkirkan jauh-jauh potensi konflik. Pekerjaan kita masih banyak, jangan terganggu oleh hal yang tidak perlu," tegasnya.

Suryadharma Ali meminta hasil pembekalan ini ada follow up dan monitoring sehingga langkah konkret lebih terukur. Sementara untuk Pilpres, PPP belum membahasnya karena lebih fokus menghadapi pemilu legislatif.

Sekjen DPP PPP M Romahurmuziy menambahkan, caleg PPP yang berjumlah 547 orang merupakan kader pilihan dan melalui proses seleksi ketat. Dia menjelaskan, dalam menentukan caleg pihaknya memerhatikan popularitas, kualitas, integritas dan moralitas.

"Jadi caleg yang lolos seleksi ini dipastikan memiliki kualifikasi," kata Romahurmuziy.

Dalam pembekalan caleg DPR RI akan disampaikan beberapa materi, yakni ke-PPP-an, proses Pengawasan dan penyelesiaan sengketa pemilu, tata cara pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara Pemilu 2014, Khittah dan program perjuangan PPP, 9 pokok perjuangan partai, marketing politik, penugasan caleg dan rencana aksi pemenangan pemilu berbasis dapil. Sejumlah pemateri baik internal maupun eksternal hadir dalam acara tersebut.
(Ridwansyah/Koran SI/ded)

 http://news.okezone.com/read/2013/07/03/339/831557/sda-minta-caleg-ppp-berjuang-maksimal

Rabu, 10 Juli 2013

Balon Partai Persatuan Pembangunan

JAKARTA, KOMPAS.com — Para bakal calon anggota legislatif dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di dua daerah pemilihan yang semula dicoret Komisi Pemilihan Umum, kini dapat mulai bernafas lega. Badan Pengawas Pemilu, Senin (8/7/2013), membatalkan keputusan KPU yang mencoret pencalonan mereka dari daerah pemilihan Jawa Tengah III dan Jawa Barat II.

Keputusan Bawaslu diambil dalam sidang sengketa pemilu, Senin malam. Dalam keputusannya, ketua Bawaslu, Muhammad, menyatakan bahwa bakal caleg PPP dari Dapil Jawa Tengah III, Ainaul Mardhiyyah, memenuhi syarat sebagai calon anggota legislatif.

Sementara untuk Dapil Jawa Barat II, Bawaslu memberikan sedikit catatan di dalam putusan yang "meloloskan" pencalonan dari partai berlambang Kabah itu. “(Bakal caleg PPP dari) dapil Jawa Barat II dinyatakan memenuhi syarat untuk ikut sebagai peserta pemilu, sepanjang memperbaiki dan menyesuaikan Daftar Bakal Calan yang diajukan ke KPU pada tanggal 22 Mei 2013 lalu,” kata Muhammad.

Anggota KPU Hadar Nafis Gumay menyatakan siap mengikuti keputusan Bawaslu tersebut. “Keputusan Bawaslu final mengikat dan kami siap untuk melaksanakannya," janji Hadar.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu PPP Fernita Darwis mengaku bersyukur atas keputusan yang dikeluarkan Bawaslu. “Dari awal PPP yakin Bawaslu akan memberikan keputusan bijak yang tidak merugikan kedua belah pihak,” ujar dia.
Editor : Palupi Annisa Auliani
http://nasional.kompas.com/read/2013/07/09/0642483/Bawaslu.Loloskan.Caleg.Dua.Dapil.PPP

Senin, 08 Juli 2013

Muhammadiyah Awal Ramadhan Selasa, 9 Juli 2013

TEMPO.CO, Jakarta-- Menteri Agama Suryadharma Ali menilai perbedaan awal puasa Ramadan 1434 hijriah antara pemerintah dan beberapa organisasi masyarakat tak perlu dipersoalkan. "Kami tetap menghormati ormas yang berbeda," kata Suryadharma usai sidang itsbat penetapan awal puasa di kantor Kementerian Agama, Senin, 8 Juli 2013.

Menurut Suryadharma, perbedaan penetapan awal bulan sangat dimungkinkan bergantung posisi penglihatan. Teknologi dan metode yang dipakai juga menentukan derajat bulan.

Suryadharma berharap, perbedaan dimulainya puasa tak membuat umat muslim terpecah. Pemerintah pun akan terus melakukan dialog dengan sejumlah ormas yang berbeda penetapan awal puasanya untuk menyatukan pandangan tentang kriteria penetapan hilal. "Penyamaan persepsi perlu agar di masa mendatang ada titik temu untuk melihat kesamaan bulan."

Pemerintah secara resmi menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Rabu, 10 Juli 2013. Penetapan dilakukan setelah sidang itsbat yang dihadiri lebih dari dua belas persatuan organisasi islam dan perwakilan negara tetangga. Berdasarkan pantauan badan rukyat posisi bulan saat ini di kisaran 0,65 derajat. Sesuai kesepakatan MUI dan persatuan menteri agama seluruh asia tenggara, awal bulan ditetapkan bila posisi bulan mencapai dua derajat.

Sedangkan Muhammadiyah, salah satu organisasi islam besar di Indonesia sejak pekan lalu telah mengumumkan 1 Ramadan jatuh pada Selasa, 9 Juli 2013. Mayoritas umat muslim pengikut muhammadiyah sudah mulai melaksanakan shalat tarawih malam ini. sumber : http://ramadan.tempo.co/read/news/2013/07/08/151494589

Lampu Kuning Buat Partai PPP

ERA reformasi seharusnya menjadi masa keemasan
Partai Persatuan Pembangunan. Namun, kenyataan
berbicara lain. Meskipun lama dikerdilkan Orde Baru,
partai Islam tertua ini justru semakin terpuruk di era
reformasi. Dalam soal yang satu ini, PPP berbeda nasib
dengan PDI Perjuangan yang juga kerap diidentikan
sebagai ‘korban’ Orde Baru. PDI Perjuangan kini malah
kian melambung.

PPP lahir dari hasil fusi empat
partai Islam peserta Pemilu
1971: Partai Nadhlatul
Ulama, Partai Muslimin Indonesia,
Partai Syarikat Islam
Indonesia, dan Partai Islam Persatuan
Tarbiyah Islamiyah. Deklarasi PPP
pada 5 Januari 1973 ditandatangani keempat
pemimpin partai tersebut: Idham
Chalid (Partai NU), Mohammad Syafaat
Mintaredja (Parmusi), Anwar Tjokroaminoto
(PSII), dan Rusli Halil (Perti), plus
Haji Masykur sebagai Ketua Fraksi Persatuan
Pembangunan di DPR.
Sejak 1984 seiring politik “asas tunggal”
Orde Baru, PPP menanggalkan asas
Islam dan lambang Kabah. Pada Muktamar
I 1984, PPP secara resmi menggunakan
asas Pancasila dan lambang bintang
segi lima. Selepas Orde Baru, pada
Muktamar IV 1998, PPP kembali menggunakan
asas Islam dan lambah Kabah.
Kembalinya “Islam” dan “Kabah”
melahirkan rasa percaya diri kader
PPP menjelang Pemilu 1999. Pasalnya,
pada Pemilu 1977 dan 1982, PPP berhasil
mendulang dukungan suara signifikan
di era Orde Baru – suatu prestasi
tersendiri mengingat di era tersebut
kebijakan negara kurang kondusif bagi
tumbuhnya partai politik. Namun, rasa
percaya diri itu ternyata bertepuk sebelah
tangan. Pada Pemilu 1999, PPP
hanya mampu meraih 10,71 persen suara
– atau defisit hingga 20 persen suara
dibandingkan hasil 1977 dan 1982.
Hasil yang sebenarnya layak dimaklumi.
Maklum di awal reformasi, partai
Islam tumbuh bak jamur di musim
hujan. Selain itu, lahirnya PKB yang dibidani
NU – organisasi massa Islam terbesar
yang selama ini menjadi lumbung
suara PPP – juga dianggap faktor utama
bobolnya tabungan suara PPP. Toh paling
tidak, PPP masih bertengger di empat
besar, bahkan mengungguli Partai
Amanat Nasional yang dibesut tokoh reformasi
Amien Rais. Tapi persoalannya,
dukungan bagi PPP pada dua pemilu
berikutnya terus melorot. PPP meraih
8,15 persen suara pada Pemilu 2004
dan 5,32 persen pada Pemilu 2009.

Terus ikut penguasa
LAMA terpinggirkan dari episentrum
kekuasaan mungkin membuat kader
PPP tak tahan lagi membendung ‘syahwat’
berkuasa. Sejak reformasi, PPP selalu
ikut dalam koalisi partai pendukung
pemerintahan. Bahkan setelah sukses
memakzulkan Presiden Abdurrahman
Wahid bersama “Poros Tengah” pada
2001, PPP berhasil menempatkan Ketua
Umum Hamzah Haz sebagai Wakil
Presiden mendampingi Presiden Megawati
Sukarnoputri.
Terpilihnya Suryadharma Ali, ketika
itu Menteri Negara Koperasi dan
Usaha Kecil Menengah di Kabinet Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono, dalam
Kongres 2007, semakin melekatkan PPP
dengan kekuasaan. Suryadharma sebenarnya
terbilang politisi baru. Sejak
1985 hingga 1999, politisi kelahiran
Jakarta, 19 September 1956, itu lama
berkarir sebagai eksekutif puncak perusahaan
ritel ternama, PT Hero Supermarket.
Kemunculannya sebagai ketua
umum partai juga terbilang mengejutkan.
Pada Kongres 2007, dia berhasil
mengalahkan para politisi lawas loyalis
Hamzah Haz, seperti Arief Mudatsir
Mandan, Endin AJ Soefihara, dan Alimarwan
Hanan. Tak pelak, banyak pihak
menilai kemenangan Suryadharma
tak lepas dari peran Presiden Yudhoyono.
Suryadharma Ali memang membawa
penyegararan. Wajah-wajah muda
pun bermunculan dalam kepengurusannya.
Sebut saja nama Irgan Chairul
Mahfiz dan Muhammad Romahurmuziy.
Namun di sisi lain, rezim Suryadharma
membuat PPP yang dulu terkenal
‘galak’ kini seakan menjadi anak manis
kekuasaan.
Pada 2009, PPP sebenarnya nyaris
berpisah ranjang dengan Presiden Yudhoyono.
Suryadharma dikabarkan sudah
merapat ke calon presiden Prabowo
Subianto. Bersama Partai Amanat Nasional
dan 13 partai gurem, PPP ‘sepakat’
mengusung Prabowo dengan Soetrisno
Bachir, Ketua Umum PAN. Tapi kesepakatan
itu kandas.

Dikabarkan, dalam sebuah pertemuan
di Kemang, Jakarta Selatan, Suryadharma
mengatakan PPP pamit mundur
dari koalisi mendukung Prabowo.
Kisah yang beredar mengatakan pertemuan
pun berlangsung panas. Prabowo
marah dan menuding Suryadharma
berkhianat. Konon fulus puluhan
miliar juga terlibat di dalamnya. Pengurus
PPP, seperti Chozin Chumaidy, mengakui
pertemuan tersebut tapi membantah
isu lainnya.

Bagaimanapun, kini PPP satu perahu
dengan Yudhoyono, bahkan kian mesra.
Namun persoalannya, seiring merosotnya
dukungan publik pada Yudhoyono
dan Partai Demokrat, suara PPP pun
diramal bakal ikut terjun bebas. Survei
Centre for Strategic and International
Studies (CSIS) yang dirilis pada akhir
Mei 2013, misalnya, menunjukkan tren
dukungan bagi PPP hanya 2,2 persen,
atau di bawah ambang batas parlemen
3,5 persen. Jelas ini lampu kuning bagi
PPP. [man]
- See more at: http://harian-pelita.pelitaonline.com/cetak/2013/07/07/lampu-kuning-bagi-partai-kabah#.UdpSm6wQlak

Sabtu, 06 Juli 2013

PPP Terapkan sistem zona teritorial kampanye caleg

Liputan6.com, Jakarta : PPP menerapkan sistem zona teritorial kampanye calon legislator (caleg)-nya dalam Pemilu 2014. Salah satu alasannya, untuk menghindari terjadinya pertikaian antarcaleg.

Menurut politisi PPP Muchtar HP, para caleg partai berlambang Kabah itu telah sepakat untuk menang di Pemilu 2014. Karena itu tidak ada kemenangan dalam peperangan yang diraih tanpa kebersamaan dan kekompakan.

"Pertikaian antarcaleg di internal partai akan melahirkan kemustahilan kemenangan dalam peperangan itu. Pertikaian antarcaleg di internal partai akan melahirkan raihan suara yang mubazir," ujar Caleg PPP no urut 5 di Dapil VII Jawa Barat ini dalam katerangan tertulis yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (6/7/2013).

Sistem zona teritorial kampanye per dapil, jelasnya, bukan hanya untuk menghindari pertikaian antercaleg PPP, tapi juga akan meningkatkan raihan suara dan kursi baik di tingkat DPRD Kabupaten\Kota, DPRD Provinsi, maupun DPR RI.

"Sistem zona teritorial per dapil membuat efektivitas dan efisiensi penggalangan konsituen, biaya penggalangan, waktu penggalangan, mempersempit daerah penggalangan, mempermudah monitoring dan evaluasi," ungkap pendiri People Power for clean Politicians (P3) ini.

"Keberhasilan penggalangan konsituen hanya dapat dilakukan oleh keberhasilan penguasaan zona teritorial," tutup Muchtar. (Mut) Sumber :: http://news.liputan6.com/read/632111/alasan-ppp-terapkan-sistem-zona-teritorial-kampanye-caleg

Zaenudin Hardas Website Halaman Depan Google

Sungguh luar biasa, website baru berumur 3 mingguan sudah menembus halaman depan google. Hal ini di alami oleh website salah seorang caleg PPP nomor urut 5 dapil 1 kabupaten Bekasi asal Cibarusah yaitu Bp. H. Zaenudin Hardas. Websitenya untuk kampanye online bernama : http://zaenudinhardas.blogspot.com/ saat ini bisa berada di halaman depan google dengan kata kunci pencarian sebagai berikut :
zaenudin hardas,
caleg ppp kabupaten bekasi
caleg ppp cibarusah
caleg ppp dapil 1 bekasi
caleg ppp bekasi
caleg dapil 1 bekasi
caleg cibarusah
Dan masih banyak kata kunci yang lainnya yang bisa membuat website zaenudin hardas berada di depan halaman pencarian google.


Kunci Sukses Kampanye

Ada 9 kunci sukses Tim Kampanye

    1.Analisis SWOT & penuhi criteria standar seorang pemimpin.

    2.Menawarkan visi, misi dan strategi kebijakan dan program kerja yang sederhana dan menyentuh kepentingan masyarakat akar rumput.

    3.Memahami dan mematuhi semua aturan main yang ditetapkan oleh KPUD

    4.Menetapkan bentuk organisasi TIM SUKSES yg efektif & efisien ditingkat Kabupaten hingga tingkat TPS/RT

    5.Menerapkan manajemen keuangan yg +transparan+ dan akuntabel

    6.Menjalankan soft & Hard campaign yg efektif & efisien.

   7. Secara khusus membentuk kelompok pendukung tingkat Kecamatan sampai tingkat TPS.

    8.Menguasai secara detail mekanisme pendaftaran, pemutakhiran data, dan persyaratan pemilih yg berhak menggunakan hak pilihnya.

    9.Setiap anggota TIM SUKSES ditingkat Kabupaten~TPS memahami prosedur penghitungan suara dan rekap hasil penghitungan suara disemua tingkatan termasuk pengisian formulir2 : model C, D, DA, DB, dan DC yang dilakukan oleh KPPS, PPS, PPK dan KPUD.

Sumber : http://p3kabupatenbekasi.blogspot.com/